Keberanian untuk Mengakui, Kekuatan untuk Memperbaiki

Tim iNews
Dirgayuza Setiawan mengapresiasi 100 hari kerja Sudaryono memimpin Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pembenahan program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: Ist)

Bayangkan kecemasan ketika kabar yang datang justru mengatakan anak mereka sakit setelah makan.

Kepercayaan yang terluka seperti itu membutuhkan lebih dari penjelasan. Ia membutuhkan perubahan yang bisa dirasakan.

Mengakui kesalahan baru separuh perjalanan. Separuh berikutnya menuntut kekuatan yang mungkin lebih besar: memperbaikinya.

Menghentikan pengadaan bermasalah. Menertibkan dapur. Memverifikasi data dan mencoret yang fiktif. Menahan pencairan dana ketika pertanggungjawaban belum disampaikan. Memperketat keamanan pangan. Membuka pintu bagi pengaduan masyarakat.

Langkah-langkah itu terdengar administratif. Namun, di ujung setiap prosedur ada seorang anak yang harus dilindungi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
12 jam lalu

100 Hari Pimpin BGN, Sudaryono Tutup Permanen 2.000 Dapur MBG Tak Penuhi Syarat

7 hari lalu

BGN Libatkan Posyandu Awasi Proses Memasak hingga Distribusi MBG

13 hari lalu

BGN Uji Coba Sistem Prasmanan di Program MBG, Siswa Boleh Tambah Makanan

15 hari lalu

BGN kembali Buka Hampir 1.000 Dapur MBG di Wilayah Terluar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal