Kejagung Angkut Printer dan Kardus usai 9 Jam Geledah Kantor Kemendag

Giffar Rivana
Penyidik Kejagung mengangkut printer dan kardus usai menggeledah Kantor Kemendag selama 9 jam. (Foto: Giffar Rivana)

JAKARTA, iNews.id - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) rampung menggeledah Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Selasa (3/10/2023). Tercatat, penggeledahan berlangsung selama 9 jam.

Berdasarkan pantauan iNews.id, para penyidik tampak keluar dari Gedung II Kemendag pada pukul 21.00 WIB. Mereka keluar dengan membawa satu mesin printer dan kardus yang berisi berkas hasil penggeledahan.

Terlihat, empat penyidik dengan seragam hitam khas Kejagung langsung meninggalkan Gedung II Kemendag ditemani oleh satu anggota TNI. Mereka langsung pergi menggunakan mobil Kijang Innova berpelat merah.

Sebagaimana diberitakan, Kejaksaan Agung (Kejagung) meningkatkan status perkara dugaan korupsi impor gula ke penyidikan. Penyidik melakukan penggeledahan di Kantor Kemendag terkait kasus tersebut.

"Terkait tindakan penyidikan impor hari ini dilakukan penggeledahan di Kemendag dan di PT PPI. Hasilnya mari ditunggu," ujar Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Kuntadi di Gedung Kejagung, Jakarta, Selasa (3/10/2023).

Kejagung menduga ada penyalahgunaan impor gula dalam rangka pemenuhan stok gula nasional dan stabilisasi harga.

"Kemendag diduga telah secara melawan hukum menerbitkan persetujuan impor gula kristal mentah untuk diolah menjadi kristal gula kepada pihak-pihak yang tidak berwenang. Kemendag juga diduga telah memberikan izin impor melebihi batas kuota maksimal yang dibutuhkan pemerintah," katanya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kolonel Diduga Terlibat Kasus Motor Listrik BGN, Mabes TNI Buka Suara

57 tahun lalu

Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan, Kejagung Tak Gentar Siap Hadapi

57 tahun lalu

Hakim Sarankan Jaksa Usut TPPU Kasus Nadiem Rp4,8 Triliun, Ini Respons Kejagung

57 tahun lalu

Brigjen Lalu Muhammad Iwan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Ini Kata Polri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal