“Sepengetahuan pihak keluarga, almarhum sudah sakit sejak lama. Saat berobat pernah disebut sakit selama bertahun-tahun,” sambungnya.
Keluarga Febrie meminta meninggalnya Sutrimo tidak dikaitkan secara dini dengan perkara hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Agung. Mereka meminta seluruh pihak memberikan ruang kepada kepolisian untuk melakukan pemeriksaan.
Keluarga Febrie menghormati proses penyidikan yang tengah dilakukan Polda. Mereka meminta masyarakat menunggu hasil pemeriksaan polisi agar fakta mengenai peristiwa tersebut dapat diketahui secara jelas.
“Pak FA dan keluarga menghormati penyidikan yang sedang dilakukan Polda. Keluarga berharap dengan proses hukum tersebut fakta mengenai peristiwa ini menjadi lebih terang sehingga tidak terjadi spekulasi atau asumsi yang bukan-bukan,” kata dia.