Kemendikbudristek Tak Wajibkan Mahasiswa Skripsi, Aiman Witjaksono Ajak Buat Karya Bermanfaat

Dimas Choirul
Ketua Bidang Pendidikan DPP Pemuda Partai Perindo, Aiman Witjaksono. (Foto: Dimas Choirul)

"Saya membuat proyek waktu itu belum terkenal coding-coding-an, itu tahun 2001. Saya sudah membuat coding waktu itu untuk mendigitalisasi proses pendaftaran untuk pelatihan di salah satu perusahaan telekomunikasi," kata pria yang berprofesi sebagai jurnalis itu.

Karena itu, Aiman menyarankan Kemendikbudristek membuat formula kelulusan baru. Formula itu lebih menekankan pada kreativitas mahasiswa dalam membuat karya yang bermanfaat bagi masyarakat. 

"Sehingga basisnya atau dasarnya adalah bagaimana mereka mengembangkan kreativitas mereka untuk membuat sesuatu. Karena ini yang paling penting bukan sekedar di atas kertas, mereka bisa membuat penelitian lalu setelah itu bingung mau apa enggak bisa berbuat apa-apa," tutur Aiman.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
24 jam lalu

Skripsi Pakai AI, Apa Boleh? Dosen UNEJ Beri Penjelasannya

14 hari lalu

Pencarian 5 Jurnalis Hilang Dihentikan, Pemred iNews: Kami Masih Mengharapkan Keselamatan

22 hari lalu

iNews Pantau Intensif Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Anak Krakatau

1 bulan lalu

Pemred iNews Klarifikasi Video Viral Liputan Demo DPR: Direkam Tak Otomatis Jadi Berita, Tetap Diverifikasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal