JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat empat Notice to Airmen (NOTAM) atau peringatan penerbangan aktif terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per 20 Agustus 2026. Penerbitan NOTAM itu berdampak pada pengaturan ruang udara hingga operasional bandar udara di wilayah terdampak.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa mengatakan, tiga dari empat NOTAM berkaitan langsung dengan aktivitas penanganan karhutla, termasuk kegiatan water bombing dan air patrol.
Pertama, NOTAM A3042/26 mengatur reservasi ruang udara untuk kegiatan water bombing.
Kedua, NOTAM B0860/26 mengatur reservasi ruang udara untuk kegiatan water bombing dan air patrol di wilayah Kalimantan Barat.
Ketiga, NOTAM B0815/26 menginformasikan tidak tersedianya Taxiway Alpha di Bandar Udara Banjarmasin akibat aktivitas pesawat yang menjalankan misi water bombing.