Kemenkeu Kucurkan Rp331,1 Triliun untuk Bayar Subsidi dan Kompensasi, Naik 52,1 Persen

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara. (Foto: tangkapan layar)

Kenaikan realisasi belanja subsidi dan kompensasi tersebut juga berjalan beriringan dengan peningkatan konsumsi sejumlah barang dan layanan yang mendapatkan subsidi pemerintah.

Volume konsumsi BBM tercatat tumbuh 8,8 persen, sedangkan LPG 3 kilogram meningkat 2,6 persen. Jumlah pelanggan listrik bersubsidi juga bertambah 2,1 persen.

Selain itu, volume pupuk bersubsidi melonjak 23,4 persen. Sementara jumlah debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) meningkat 5,9 persen.

"Barang-barang yang mendapatkan subsidi, penggunaannya meningkat oleh masyarakat. Oleh karena itu, ekonomi masyarakat terus bergerak," kata Suahasil.

Suahasil menegaskan pembayaran subsidi dan kompensasi energi merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat sekaligus memastikan pasokan energi tetap tersedia.

"Ini yang saya maksud ekonomi berjalan terus. Salah satunya didukung oleh harga barang yang diatur pemerintah, memang ada subsidi dan kompensasi yang kita bayarkan," ujarnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kemenkeu Pastikan Dana SAL Rp299 Triliun Tetap di Himbara hingga Juli 2027

6 hari lalu

Suahasil Lapor Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun hingga Agustus 2026

8 hari lalu

Prabowo Ungkap Alasan Pangkas TKD: Banyak Pemda Tak Gunakan Anggaran dengan Baik

10 hari lalu

Purbaya Siapkan Anggaran Rp31,1 Triliun untuk Angkat PPPK Paruh Waktu jadi Penuh Waktu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal