Kemenko Polhukam dan OJK Perkuat Penegakan Hukum, dari Pertukaran Data hingga Penanganan Isu

Riezky Maulana
Menko Polhukam Mahfud MD dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. (Foto Kemenko Polhukam).

Di kesempatan yang sama, Wimboh menyampaikan kerja sama ini diharapkan bisa menutup celah hukum yang muncul sejalan dengan perkembangan produk dan layanan sektor jasa keuangan akibat cepatnya pertumbuhan teknologi informasi.

"OJK akan terus melakukan perlindungan konsumen walaupun dudukan hukum belum jelas. Makanya kita koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, agar masyarakat tidak dirugikan,” kata Wimboh. 

Ruang lingkup kerja sama dan koordinasi yang disepakati antara lain meliputi:

1.. Kebijakan di bidang hukum terkait sektor jasa keuangan;

2. Pengelolaan dan penanganan isu di bidang hukum terkait sektor jasa keuangan;

3. Dukungan dalam rangka penyusunan regulasi dan penegakan hukum di sektor jasa keuangan;

4. Penyediaan narasumber dan/atau tenaga ahli;

5. Peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia; dan

6.Pertukaran data dan/atau informasi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
20 jam lalu

Aturan Baru OJK: Beli Saham BEI Tak Boleh dari Utang hingga Dana Pencucian Uang

21 jam lalu

Aturan Baru OJK, Kemenkeu-BI-Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham Bursa Efek

3 hari lalu

OJK Resmi Atur Demutualisasi Bursa Efek, Publik Bisa Punya Saham Maksimal 5%

4 hari lalu

OJK Batalkan Pembatasan Pinjam Uang Hanya di 3 Pinjol, Masyarakat Kini Bisa Akses Banyak Platform

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal