Kemkominfo Sebut Bantuannya di Palu Hoaks, FPI Sampaikan Hak Jawab

Ahmad Islamy Jamil
Masjid Darussalam di Kota Palu, Sulteng, tampak hancur setelah diguncang gempa 7,7 SR, Jumat (28/9/2018) sore. Masjid ini terletak di pinggir Pantai Talise. (Foto: iNews.id/Dok.)

JAKARTA, iNews.id – Tudingan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang menyebut kegiatan kemanusiaan oleh relawan Front Pembela Islam (FPI) dalam menangani bencana gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah sebagai hoaks, menuai reaksi dari organisasi pimpinan Habib Rizieq Syihab itu. Setelah sejumlah media massa di Tanah Air memuat tudingan yang dibuat Kemkominfo tersebut, FPI pun menyampaikan hak jawabnya.

Berikut hak jawab dari Dewan Pimpinan Pusat FPI melalui rilis yang diterima iNews.id di Jakarta, Selasa (2/10/2018):

Bahwa sehubungan dengan pemberitaan media massa mengenai informasi yang disebarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang salah satunya menyudutkan Front Pembela Islam, yang mengatakan bahwa info gerak cepat relawan FPI yang melakukan evakuasi korban gempa Palu 7,7 skala Richter adalah hoax, maka kami dari Front Pembela Islam berpendapat:

1. Informasi yang disebarkan adalah misleading dan distorsi informasi yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

2. Faktanya, Tim Relawan Kemanusiaan FPI, yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam Provinsi Sulawesi Tengah, yakni Ustaz Sugianto Kaimuddin, yang membawa rombongan relawan gerak cepat dari Poso, saat Jumat malam tanggal 28 September 2018, seketika setelah mendengar peristiwa gempa di Palu, Sigi, dan Donggala.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gempa Dahsyat M7,6 Guncang Panama, Ahli: Pelajaran Ancaman Sesar Senyap di Indonesia

1 hari lalu

Breaking News: Gempa Dahsyat M7,6 Guncang Panama, Tsunami Ancam Sejumlah Negara

2 hari lalu

Gempa M5,1 Guncang Tenggara Bitung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

7 hari lalu

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, 20 Rumah hingga 3 Gereja Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal