Kepala BNPB Desak Pelaku Pembakaran Lahan Ditindak: Percuma Kerja Keras Selama Ini

Danandaya Arya Putra
Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi saat meninjau kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggunakan helikopter di Sumatera Selatan. (Foto: Istimewa)

“Percuma juga kita kerja keras selama ini, kalau pemadaman enggak sinkron. Satu orang berusaha memadamkan, satu orang bakar, kan kambuh," kata Kristomei.

Selain penegakan hukum, Kristomei menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap operasi pemadaman. Evaluasi diperlukan untuk mengukur efektivitas pengerahan personel dan alutsista serta memastikan upaya di lapangan berdampak pada penurunan luas kebakaran dan jumlah titik panas (hotspot).

“Tapi begini, kita belajar mengevaluasi keefektifannya. Dengan penggunaan jumlah manusia besar, alutsista, kira-kira progresnya itu sudah sampai mana? Efektif tidak? Kemudian, kalau tidak efektif, apa evaluasinya?" tuturnya.

Kristomei juga mengingatkan pentingnya akuntabilitas dalam pelaporan jumlah personel di posko lapangan. Data yang dilaporkan harus sesuai dengan kondisi sebenarnya agar dukungan operasional, kesejahteraan, keselamatan, dan pemeriksaan kesehatan petugas dapat diberikan secara tepat.

“BNPB tetap mendukung, tapi juga kita akuntabilitas di lapangan. Kalau memang 100, dukung 100. Orang itu harus 100. Jangan dukung 100, orangnya 10. Nah, gitu ya. Jadi ada harus akuntabilitas di sini ya, bahwa yang kita kuatkan dengan estimasi syarat kinerjanya, sehingga kalau kurang, tambah lagi,” ucap Kristomei.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
8 jam lalu

Kepala BNPB Kristomei Minta Penanganan Karhutla di Sumsel Dievaluasi, Soroti Efektivitas Operasi

9 jam lalu

200 Personel Brimob BKO ke Polda Sumsel, Dikerahkan Tangani 16 Titik Karhutla

10 jam lalu

Asap Karhutla Ganggu 2.458 Penerbangan, Meluas hingga Sulawesi dan Maluku

11 jam lalu

Kemenkes Kirim 500.000 Masker hingga Tambah Obat ISPA ke Wilayah Terdampak Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal