"Sehingga pertemuan siang hari ini dimaksudkan untuk memberikan masukan terkait dengan bagaimana ke depan BRAN mesti bekerja ya, merespons, dan benar-benar bekerja untuk melakukan reforma agraria dalam menangani kasus-kasus konflik agraria ke depan sekaligus juga upaya untuk melakukan pencegahan agar konflik agraria tidak terus-menerus terjadi," kata Anis.
Lebih lanjut, dia menegaskan upaya pertemuan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Komnas HAM dengan BRAN agar penanganan konflik agraria berbasis pendekatan HAM di Indonesia dapat terwujud dengan baik.
"Dan juga kita akan upayakan agar ada kerja sama secara kelembagaan antara Komnas HAM dengan BRAN dalam penanganan konflik agraria agar penanganan ini berbasis pendekatan hak asasi manusia," kata Anis.