Ketua KPK : Jangan Korupsi, kalau Ketangkap Sanksi Sosialnya Berat

Arie Dwi Satrio
Ketua KPK Firli Bahuri mengingatkan kepala daerah agar tidak korupsi (Foto tangkapan layar).

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri bercerita terdapat satu kabupaten yang tercatat sebagai daerah terkaya di Sumatera Selatan. Namun demikian, angka kemiskinan di daerah tersebut justru tinggi di atas 20 persen.

Usut punya usut, kata Firli, anggarannya ternyata dikorupsi kepala daerah. Firli mewanti-wanti agar kejadian tersebut tidak di daerah lain. 

Firli mengingatkan kepada para kepala daerah agar tidak korupsi. Sebab, kata Firli, bila ada pejabat negara dan daerah yang ketangkap dan terbukti melakukan korupsi, maka sanksi sosialnya sangat berat hingga ke anak dan cucu.

Demikian diungkapkan Firli Bahuri saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi bersama Pemerintah Provinsi Banten pada Jumat, 25 Februari 2022.

"Cerita ini untuk mengunggah kawan-kawan agar tidak kena korupsi. Kalau sudah korupsi itu sanksi sosialnya berat, anak istri cucu akan kena semua," ujar Firli melalui keterangan resminya, Sabtu (26/2/2022).

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
15 jam lalu

Anggota BPK Bobby Rizaldy Absen Pemeriksaan Hari Ini, KPK Panggil Ulang

24 jam lalu

Terungkap! Kantor BPN Mojokerto yang Digeledah KPK Dipimpin Istri Tersangka Suap HGB Bogor

3 hari lalu

KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Wali Kota Madiun Maidi, Usut Gratifikasi dan TPPU

3 hari lalu

KPK Periksa 10 Saksi Kasus Suap Restitusi Pajak, Telusuri Aset Eks Kepala KPP Madya Banjarmasin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal