KH Miftachul Akhyar: Gus Yahya Bukan Ketum PBNU, Kepengurusan di Tangan Rais Aam

Rizky Agustian
Rais Aam PBNU KH Mifatchul Akhyar (kiri). (Foto: Dok. NU Online)

"Bahwa untuk memastikan berjalannya roda organisasi secara normal, maka akan dilaksanakan Rapat Pleno atau Muktamar dalam waktu segera," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Miftachul juga mengumumkan pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF). Tim itu akan ditugaskan mencari kebenaran berbagai informasi yang beredar di masyarakat.

"Wakil Rais Aam PBNU KH Anwar Iskandar dan KH Afifuddin Muhajir akan menjadi Pengarah dalam Tim Pencari Fakta dimaksud," tuturnya.

Miftachul pun memerintahkan penangguhan implementasiDigdaya Persuratan Tingkat PBNU sampai TPF selesai melakukan proses investigasi. Sementara implementasi di tingkat PWNU dan PCNU tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya. 

Sebelumnya, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menolak untuk mundur dari jabatan Ketua Umum PBNU. Pasalnya, dia mengaku mendapat amanat untuk memimpin selama lima tahun.

“Saya sama sekali tidak terbesit pikiran untuk mundur, karena saya mendapatkan amanat dari muktamar itu lima tahun,” ujar Gus Yahya kepada wartawan, Minggu (23/11/2025).

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

Terungkap! Ini Alasan Gus Yahya Rombak Sejumlah Pengurus PBNU

Nasional
2 bulan lalu

Gus Yahya Ganti Gus Ipul dari Jabatan Sekjen PBNU

Nasional
2 bulan lalu

SE Pemberhentian Gus Yahya Belum Distempel Digital, Wasekjen PBNU Singgung Upaya Sabotase

Nasional
2 bulan lalu

Katib Syuriyah PBNU: Surat Edaran Pemberhentian Gus Yahya Benar dan Sah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal