Kiai Said Aqil Tegaskan Politik Identitas Hukumnya Haram dalam Alquran 

Widya Michella
Eks Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj mencontohkan politik identitas terjadi dalam aksi 212. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj menegaskan politik identitas hukumnya haram dalam Alquran. Sebab dapat memecah belah umat dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

"Sangat berbahaya agama menjadi alat politik. Sama sekali tidak benar dan itu haram hukumnya dalam Alquran," kata Said dalam acara Sekolah Tinggi Agama Budha Nalanda di Clubhouse Jakarta Garden City (JGC) Ballroom, Jakarta Timur, Sabtu (16/3/2024). 

"Sangat-sangat very-very danger (berbahaya) kalau agama dijadikan tumpuan politik. Orang Islam bisa membunuh ente yang bukan orang Islam (disebut) itu kafir nantinya," sambungnya.

Politik identitas, kata Kiai Said juga membahayakan para kaum minoritas. Kaum tersebut dapat menjadi target dalam tindakan intimidatif oleh sekolompok mayoritas.

Dia mencontohkan politik identitas terjadi dalam aksi 212. Dengan demikian dia menolak kegiatan tersebut karena tidak sesuai dengan prinsip agama Islam.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
10 hari lalu

Asfinawati Soroti Kehadiran GRIB Jaya ke Lokasi Ricuh 27 Agustus, Singgung UU Ormas

14 hari lalu

Wamenko Kumham Imipas Ungkap Perubahan Besar di KUHP Baru, Apa saja?

19 hari lalu

Viral! Pria Kristen Menang Kompetisi Alquran, Hadiah Umrah Diberi ke Tetangga Muslim

27 hari lalu

Newport Klarifikasi dan Minta Maaf Buntut Heboh Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal