Kisah Menlu Era Sukarno yang Tak Punya Rumah Sendiri, Rela Tinggal di Kontrakan Bocor

Tim iNews
Menlu era Presiden Sukarno, Haji Agus Salim. (Foto: Arsip Nasional Belanda)

Kesederhanaan Agus Salim turut mendapat perhatian dari Willem Schermerhorn, seorang pejabat Belanda. Dalam Het dagboek van Schermerhorn atau Buku Harian Schermerhorn, dia menggambarkan kecerdasan sekaligus kehidupan sederhana tokoh Indonesia tersebut.

“Orang tua yang sangat pandai ini adalah seorang yang genius. Ia mampu berbicara dan menulis secara sempurna sedikitnya dalam sembilan bahasa. Kelemahannya hanya satu: ia hidup melarat," tulis Willem Schermerhorn dalam buku hariannya.

Bercita-cita Jadi Dokter

Agus Salim lahir di Bukittinggi pada Oktober 1884.  Dia lahir dengan nama Masyadul Haq. Ayahnya merupakan jaksa di Sumbar. 

Dikutip dari buku '100 Tokoh yang Mengubah Indonesia' karya Floriberta Aning, Agus Salim merupakan lulusan terbaik sekolah menengah Belanda, Hogere Burger School (HBS). 

Usai tamat HBS, Agus Salim berencana menjadi dokter. Tapi terpaksa diurungkan karena tidak ada biaya kuliah ke Belanda.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kisah Jenderal TNI Bikin Soeharto Marah, Akhirnya Dicopot dari Panglima

2 hari lalu

Kisah Jenderal TNI Ditolak Jadi KSAD, Diboikot Perwira hingga Dilantik dengan Musik Damkar

4 hari lalu

Kisah Martha Tilaar Bangun Bisnis Kecantikan dari Garasi hingga Mendunia

6 hari lalu

Sugiono Serahkan Jabatan Menlu, Arrmanatha Nasir Resmi Pimpin Kemlu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal