“Anda boleh saja tidak menyukainya, tapi bau inilah yang telah menarik minat orang-orang Eropa yang datang ke negeri kami,” kata Agus Salim.
Diplomasi kretek yang dilakukan Agus Salim kepada Pangeran Philip nyatanya cukup membekas di ingatan Sang Pangeran. Banyak sumber mengatakan, Pangeran Philip secara khusus menghampiri Agus Salim di pengujung acara penobatan. Dia memperkenalkan Agus Salim kepada Ratu Elizabeth II.
Kisah diplomasi kretek antara Agus Salim dan Pangeran Philip masih menjadi cerita menarik hingga saat ini.
Agus Salim wafat di Jakarta, 4 November 1954 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Almarhum dianugerahi gelar Pahlawan Nasional melalui Surat Keputusan Nomor 657 Tahun 1961 pada 27 Desember 1961.