Kisah Pedagang Sayur Sepiati Rela Jadi Penari Topeng demi Lunasi Utang

Riezky Maulana
Warga Tambak Asri, Surabaya, penari topeng Sepiati bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini. (Foto Kemensos).

Ketika bercerita, air mata Sepiati tampak turun deras menyentuh pipinya. Risma lantas menepuk pundak wanita berusia 47 tahun tersebut. "Wes saiki bukaen. Buka. Wes ra usah nangis. (Sudah sekarang buka topengnya. Enggak usah menangis)," tutur Mensos. 

Risma lalu menawari Sepiati pekerjaan yakni menjadi penyapu jalanan. Menurut dia, bekerja sebagai tukang sapu jalan memiliki gaji yang lumayan ketimbang menjadi penari topeng. 

Tak hanya ditawari pekerjaan, Risma turut meminta Sepiati pindah ke rumah susun. Biaya yang akan dia keluarkan jauh lebih murah.

"Kowe pindah rumah susun yo. Tak golekno. Timbang ane mbayar pitu seket. Enak pitung puluh ewu thok. Gelem. (Kamu pindah rumah susun ya. Saya Carikan, daripada membayar Rp750.000, lebih baik ke rumah susun hanya membayar Rp70.000),?" ungkapnya. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

MBG untuk Lansia dan Disabilitas Segera Meluncur, Skema Dimatangkan

Nasional
27 hari lalu

Purbaya Pastikan APBN Tak Jebol meski Tanggung Utang Whoosh

Nasional
28 hari lalu

Purbaya Jamin Defisit APBN 2026 Tak Lebih 3 Persen

Nasional
28 hari lalu

Purbaya Ngaku Belum Diajak Bahas Pembayaran Utang Whoosh Pakai APBN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal