KKP Gagalkan Penyelundupan 100 Ton Ikan Salem, Rugikan Negara Rp4,48 Miliar

Tangguh Yudha
KKP mengamankan sekitar 100 ton frozen pacific mackerel atau ikan salem yang diimpor secara ilegal di Terminal Peti Kemas Tanjung Priok. (Foto: Tangguh Yudha)

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan sekitar 100 ton frozen pacific mackerel atau ikan salem yang diimpor secara ilegal di Terminal Peti Kemas Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Direktur Pengawasan Sumber Daya Perikanan Ditjen PSDKP KKP, Halid K Jusuf menuturkan, kasus ini terjadi pada 5 hingga 9 Januari 2026. Komoditas ikan salem yang diamankan tercatat memiliki volume 99,972 ton.

"Ikan tersebut masuk ke dalam neraca komoditas impor yang pemasukannya diatur berdasarkan kuota melalui Persetujuan Impor. Jadi, komoditas ini masuk secara ilegal tanpa adanya persetujuan impor maupun rekomendasi komoditas impor yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan," ucap Halid dalam konferensi pers yang di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2025).

Dia menambahkan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan pengaduan masyarakat yang mencurigai adanya impor ikan tanpa persetujuan dan kuota impor. 

Dari hasil penelusuran, pelaku usaha diketahui merupakan PT CBJ yang memasukkan komoditas ikan salem melalui Pelabuhan Tanjung Priok.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

Menteri KKP Lapor Prabowo soal Progres Kampung Nelayan, Ungkap Target Tahun Ini

Nasional
2 bulan lalu

Prabowo Perintahkan Menteri KKP Bangun Pusat Budidaya Ikan di 500 Kabupaten

Nasional
4 bulan lalu

KKP Ungkap Kronologi Pembakaran Speedboat dalam Operasi Pengawasan Trawl di Sumbar

Nasional
4 bulan lalu

Tanggul Beton di Laut Cilincing Resahkan Nelayan, Izin KKP Jadi Sorotan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal