Klaim SYL Kunker Pakai Uang Kementan: untuk Kepentingan Rakyat, Ekonomi Terancam

Riyan Rizki Roshali
SYL mengklaim kunker ke luar negeri yang dilakukan menggunakan uang Kementan demi kepentingan rakyat. Sebab kondisi ekonomi terancam karena pandemi Covid-19. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengklaim kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri menggunakan uang Kementerian Pertanian (Kementan) dilakukan demi kepentingan rakyat. Selain itu, kunker dilakukan karena kondisi ekonomi sedang terancam.

“Bahwa dari semua yang disampaikan, ini berkaitan dengan urusan dengan pertanian, urusan makan Indonesia, di mana membahas soal makanan semua aspek dalam kehidupan bangsa ini,” kata SYL membantah kunker dilakukan untuk kepentingan pribadi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (27/5/2024).

Dia mengungkapkan, kunker yang dilakukan sudah sesuai keputusan rapat kabinet. Menurutnya, kunker itu dilakukan karena Indonesia memerlukan banyak cadangan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di saat pandemi Covid-19.

“Bahwa oleh karena itu, memang apa yang dilakukan, apalagi untuk pejalan dinas itu. Memang disepakati dalam kabinet oleh semua menteri untuk melakukan diskresi, kalau memang ini untuk kepentingan rakyat,” ujar SYL.

Dia juga mengungkapkan kunker tersebut dilakukan saat ekonomi Indonesia terancam lantaran pandemi Covid-19. Untuk itu, dirinya melakukan berbagai kebijakan untuk mengembalikan keadaan Indonesia yang dilanda pandemi.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

Dari Inggris, Prabowo Lanjutkan Lawatan ke Yordania Bertemu Raja Abdullah II Hari Ini

Nasional
16 hari lalu

Prabowo Tiba di Amman, Disambut Putra Mahkota Yordania dan Dikawal Jet Tempur

Nasional
17 hari lalu

Usai AS, Prabowo Lanjutkan Kunjungan Kerja ke London

Nasional
23 hari lalu

Daftar Agenda Prabowo selama di AS, Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal