Komisioner KPU Diperiksa Polisi soal Kasus OSO, Dicecar 20 Pertanyaan

Antara
Komisioner KPU RI. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Selasa (29/1/2019). Pemeriksaan tersebut terkait kasus pencalonan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai anggota DPD RI.

"Tadi diberikan 20 pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tentu harus kami jawab dengan sebaik-baiknya sesuai apa yang kami lakukan dan argumen-argumen kami yang selama ini kami bangun," ujar Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa malam.

Pertanyaan yang diajukan penyidik, dia menambahkan, seputar alasan KPU mengambil sikap yang telah dilakukan selama ini terkait pencalonan OSO. Selain itu, penyidik juga menanyakan kronologi yang terjadi hingga keputusan itu diambil.

"Kita jelaskan sebagaimana argumen kita selama ini. KPU dalam menjalankan tahapan-tahapan pemilu itu berdasarkan pada sumber-sumber hukum yang selama ini kita yakini dan sumber hukum paling tinggi adalah konstitusi," kata Pramono.

Dia menjelaskan, pihaknya menaati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyebutkan pengurus parpol tidak boleh menjadi calon anggota DPD RI. Di sisi lain, KPU RI juga tidak mengabaikan putusan PTUN dan MA, yakni dengan memberikan kesempatan sebanyak dua kali kepada OSO, untuk masuk DCT sepanjang bersedia mengundurkan diri.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
12 jam lalu

Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan oleh Hotman Paris, Polisi Periksa 5 Saksi dan Terima Bukti Baru

13 jam lalu

Polisi Periksa 5 Saksi terkait Laporan MIO soal Dugaan Hotman Paris Hina Wartawan

14 jam lalu

Heboh Ban Motor Botak Bisa Kena Tilang Rp250.000, Benarkah?

1 hari lalu

Polda Metro Jaya Dalami Laporan PWI dan MIO, Hotman Paris Segera Dimintai Keterangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal