Komnas HAM: Aparat Diduga Pakai Kekuatan Berlebihan saat Amankan Demo di DPR

Jonathan Simanjuntak
Mahasiswa di DPR rapatkan barisan meski didorong mundur polisi (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut, aparat penegak hukum terindikasi memakai kekuatan berlebihan saat mengawal aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR pada Kamis (22/8/2024). Hal itu berdasarkan pemantauan yang dilakukan Komnas HAM.

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing menjelaskan, aksi awalnya berlangsung kondusif. Namun, aparat keamanan mulai menembakkan gas air mata dan menggunakan cara-cara kekerasan dalam membubarkan unjuk rasa.

"Yang terindikasi penggunaan kekuatan yang berlebihan yang semestinya mengedepankan pendekatan humanis," kata Uli, Jumat (23/8/2024).

Komnas HAM menyatakan, aksi unjuk rasa merupakan hak setiap orang untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

Berdasarkan laporan yang diterima Komnas HAM, diketahui 159 peserta aksi ditangkap dan ditahan. Komnas HAM meminta agar polisi segera membebaskan seluruh pendemo.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
6 jam lalu

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Tahun Ini

10 jam lalu

DPR Bakal Atur Royalti Karya Jurnalistik di UU Hak Cipta

1 hari lalu

DPR Godok RUU Hukum Perdata Internasional, Sengketa Lintas Negara Jadi Sorotan

1 hari lalu

Gaji ASN di Daerah Dipangkas 30 Persen untuk PPPK, DPR Sebut Terlalu Ekstrem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal