KPK Akan Siapkan Ahli Bahasa Isyarat, Pengacara: Memang Pak Lukas Enembe Gagu?

Achmad Al Fiqri
Gubernur Papua Lukas Enembe ditahan KPK. (Foto Antara).

JAKARTA, iNews.id - Kuasa hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona menanggapi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan menyiapkan ahli bahasa isyarat untuk memeriksa kliennya. Petrus mempertanyakan rencana penyiapan ahli bahasa isyarat itu. 

Dia menegaskan bahwa kliennya masih bisa berbicara, meskipun tutur bicara Lukas harus diulang-ulang.

"Pelan-pelan, diulang-ulang, diulang-ulang," kata Petrus saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (12/1/2023).

Dia pun menilai, rencana pelibatan ahli bahasa isyarat itu tak sesuai dengan aturan penanganan perkara yang diatur oleh KUHAP. Dalam pedoman itu, Petrus menegaskan keterlibatan bahasa isyarat itu dilakukan bila tersangka memiliki keterbelakangan.

"Dalam KUHAP 178, 179 Ahli yang digunakan untuk bahasa isyarat, hanya kepada tersangka atau saksi yang bisu, tuli, gagu, dan tidak bisa menulis. Pertanyaannya apakah Bapak Lukas ini gagu? Dia bisa bicara tapi sakit, beda," terang Petrus.

Seperti diketahui, KPK berencana akan melibatkan ahli bahasa isyarat dalam membantu proses penyidikan terhadap Lukas. Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan, rencana itu ditujukan agar proses penanganan perkara dapat berjalan cepat.

"Tadi ada yang bertanya tentang bagaimana melakukan pemeriksaan terhadap orang sakit, tentu ini kita akan menggunakan ahli. Ada ahli bahasa, ada ahli isyarat, semuanya kita akan gunakan dalam rangka mempercepat penyelesaian perkara tindak pidana korupsi atas nama tersangka Lukas Enembe," ucap Firli. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
10 jam lalu

KPK Geledah Rumah dan Kantor Rektor Unsoed, Sita Bukti Titipan Penerimaan Mahasiswa

20 jam lalu

Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Mendikti Evaluasi Penerimaan Mahasiswa Baru

1 hari lalu

Mendiktisaintek Tunjuk Pengganti Rektor Unsoed yang jadi Tersangka KPK

2 hari lalu

Korupsi Sasar Perguruan Tinggi, KPK: Ancaman Serius Masa Depan Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal