KPK Antisipasi Terulangnya Lagi Kelangkaan Minyak Goreng

Arie Dwi Satrio
Seorang konsumen sedang membeli minyak goreng di salah satu ritel di Sulut. (Foto: MPI/Cahya Sumirat)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantisipasi terulangnya kelangkaan minyak goreng di masa depan. KPK pun mendorong adanya perbaikan tata kelola komoditas strategis seperti minyak goreng di dalam negeri.

"KPK memandang kelangkaan komoditas strategis di dalam negeri seperti minyak goreng di masa depan harus dicegah," kata Plt Juru Bicara bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati Kuding, Selasa (26/4/2022). 

Menurut Ipi, perbaikan soal Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya dapat dibenahi dengan mengintegrasikan proses bisnis dari hulu ke hilir kelapa sawit. Perbaikan ini bisa dengan dilakukan dengan Sistem Nasional Neraca Komoditas (SNANK).

KPK juga telah bekerja sama dengan Kemendagri, Kemenpan RB, Bappenas, dan KSP untuk memperbaiki sistem kelola bahan baku minyak goreng. KPK meminta agar data pengolahan minyak goreng dibuat terintegrasi.

"Integrasi data berbasis teknologi informasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan ini mengintegrasikan penawaran dan permintaan barang yang diperdagangkan untuk kebutuhan masyarakat dan industri di dalam negeri," kata Ipi.

Menurut Ipi, integrasi data bisa mengidentifikasi kekurangan maupun kelebihan produksi di dalam negeri. Dengan begitu, penjualan bahan baku minyak goreng bisa ditahan jika stok untuk dalam negeri berkurang.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
11 jam lalu

Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Aliran Dana ke Pansus DPR, KPK bakal Telaah dan Analisis

18 jam lalu

Sidang Eks Pejabat Bea Cukai, Jaksa Singgung Adanya Panggung Sandiwara

19 jam lalu

Momen Jaksa KPK Kutip Lirik Lagu God Bless dan Dewa 19 di Sidang Kasus Bea Cukai

2 hari lalu

Bahar Alias Bajak Laut Jadi Saksi di Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal