KPK Duga Andhi Pramono Kelola dan Cuci Uang ke Lembaga Pendidikan di Semarang

Arie Dwi Satrio
Eks pejabat Bea Cukai Andhi Pramono (foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga mantan pejabat Direktorat Jenderal Bea Cukai, Andhi Pramono ikut serta mengelola dan mengalirkan uang ke lembaga pendidikan di Semarang, Jawa Tengah. Dugaan itu didalami penyidik KPK lewat dua orang saksi, Eddy Leksono dan Zaenuri.

"Eddy Leksono (karyawan swasta) dan Zaenuri (wiraswasta), kedua saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugan ikut serta nya tersangka AP dalam pengurusan dan pengelolaan yayasan lembaga pendidikan di Semarang," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Jumat (8/9/2023).

KPK mengendus adanya dugaan aliran uang haram Andhi Pramono yang mengalir ke lembaga pendidikan tersebut. Sebab KPK belakangan ini memang sedang intensif menelusuri aliran Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Andhi Pramono.

Selain itu, KPK juga sedang menelusuri aliran uang Andhi Pramono ke sejumlah pihak. Diduga, Andhi sengaja mengalirkan uang hasil korupsi ke sejumlah pihak agar tidak terdeteksi KPK. Dugaan itu kemudian didalami lewat seorang saksi Muchamad Samhodjin.

"Muchamad Samhodjin (karyawan swasta), saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain dugaan adanya aliran uang dari tersangka AP ke pihak tertentu dengan maksud mengaburkan penerimaan uang," ujar Ali.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 30 Hari ke Depan

1 hari lalu

Hakim Tolak Perlawanan Yaqut, KPK Sebut Tanda Penyidiknya Sudah Benar

2 hari lalu

KPK Usut Dugaan Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Terima Aset Mewah dari Pengusaha

2 hari lalu

KPK: Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Diduga Terima Suap Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray Cargo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal