KPK Duga Bupati Bengkalis Terima Suap Proyek Jalan Rp5,6 Miliar

Ilma De Sabrini
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif. (Foto: iNews.id/Ilma de Sabrini)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Bengkalis 2016-2021, Amril Mukminin menerima duit haram sebesar Rp5,6 miliar. Komisi antirasuah menduga uang itu sebagai suap atau gratifikasi dari pengerjaan proyek Jalan Duri-Sei Pakning.

"Total Tersangka AMU (Amril Mukminin) diduga menerima uang setidak-tidaknya Rp5,6 miliar baik sebelum ataupun saat menjadi bupati Bengkalis," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat jumpa pers di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019).

Laode menjelaskan, uang tersebut diterima Amril secara bertahap. Pada 2016, Amril menerima Rp2,5 miliar. Diduga diberikan oleh PT CGA untuk memuluskan kelanjutan proyek tersebut.

"Pada Februari 2016, sebelum AMU menjadi bupati Bengkalis, diduga telah menerima Rp2,5 miliar untuk memuluskan anggaran proyek peningkatan jalan Duri Sei Pakning multi years tahun 2017-2019," ungkap Laode.

Usai Amril resmi menjadi bupati Bengkalis, dia diduga bertemu perwakilan PT CGA untuk membahas tindak lanjut terkait proyek agar bisa segera tanda tangan kontrak.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
2 hari lalu

Silmy Karim Diduga Rutin Beri Uang ke Dosen UB saat Bimbingan S3, Duit Hasil Pemerasan

2 hari lalu

KPK Limpahkan Berkas Perkara Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs, Segera Disidang

4 hari lalu

Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Sebut Eks Menag Yaqut Tak Tahu soal Uang untuk Pansus DPR

4 hari lalu

Geledah Kantor Bela Parahyangan, KPK Sita Dokumen Perpanjangan HGB ke Kementerian ATR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal