KPK Panggil Dirut PDAM dan BUMD Jateng di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Nur Khabibi
KPK memanggil dua direktur utama perusahaan daerah sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro. (Foto: Nur Khabibi)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua direktur utama perusahaan daerah sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Pemalang nonaktifAnom Widiyantoro. Kedua saksi dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (20/10/2026).

Dua saksi tersebut yakni Direktur Utama PDAM Tirta Mulya Pemalang Budi Harsudiyono Setyo Aji dan Direktur Utama PT Tirta Utama Jawa Tengah Aji Setya Budi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan agenda pemeriksaan tersebut.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," kata Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai materi yang akan didalami penyidik dari kedua saksi tersebut.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Anom Widiyantoro sebagai tersangka dugaan pemerasan. KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka, yakni orang kepercayaan Anom, Mohamad Haris alias Gus Haris (GHA); staf administrasi berinisial Setya Budi Dias (DIS); serta ayah Dias, Lilik Budi Suprianto (LBS).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 bulan lalu

KPK Periksa Istri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Usut Tarif Rotasi-Mutasi Jabatan

1 bulan lalu

KPK Periksa 7 Saksi Kasus Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, 2 Anggota DPRD

1 bulan lalu

Istri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Panggil Ulang

3 bulan lalu

KPK Periksa Staf Admin, Usut Praktik Pemerasan ke Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal