KPK: Penyelidikan Dugaan Korupsi di BPKH terkait Fasilitas Jemaah Haji

Jonathan Simanjuntak
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut dugaan korupsi di lingkungan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Penyelidikan itu terkait sejumlah fasilitas yang diterima jemaah haji asal Indonesia.

"Jadi (penyelidikan berkaitan) layanannya ya, kita lebih kepada bagaimana layanan pada jemaah haji," ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, Kamis (20/11/2025).

Dia mengatakan setidaknya ada tiga layanan yang didalami yaitu penginapan jemaah haji, katering (makanan), hingga transportasi jemaah haji di Arab Saudi.

"Nah jadi paling tidak menyangkut tiga hal ini, penginapan, katering makanannya dan transportasi selama di sana," tutur Asep.

Dalam pelaksanaannya, kata Asep, setiap negara melakukan tender untuk mendapatkan layanan-layanan terbaik selama melakukan ibadah haji. Hanya saja, Indonesia dinilai memiliki biaya yang lebih mahal dibandingkan negara lain namun diduga dengan layanan yang tidak sesuai.

"Masing-masing nawar nih, makin dekat ke Masjidil Haram itu makin mahal (harga). Nah pertanyaannya, dengan biaya yang lebih mahal kenapa tempat tinggalnya lebih jauh?" ujar Asep.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

KPK Ungkap Penyelidikan Dugaan Korupsi di BPKH Berbeda dengan Kasus Kouta Haji

Nasional
2 bulan lalu

Breaking News: KPK Usut Dugaan Korupsi di BPKH

Nasional
9 jam lalu

Menteri Pigai Ingin Suatu Saat KPK Ditiadakan, Kenapa?

Nasional
19 jam lalu

5 Penyidik KPK Dapat Promosi Jadi Kapolres Tangsel hingga Magelang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal