"Selain itu ada dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK terkait dengan audit," ujarnya.
Dalam operasi senyap tersebut, KPK total menangkap 20 orang. Pihak-pihak yang diamankan terdiri dari penyelenggara negara, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten dan BPK, serta unsur swasta.
"Sehingga pihak-pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, selain bupati selaku penyelenggara negara, juga ASN baik di lingkungan Pemkab Klaten maupun BPK, serta unsur swasta," ucap dia.
Dia menjelaskan, pihak-pihak yang ditangkap di Klaten masih diperiksa di Polres Klaten, termasuk Hamenang. Sementara itu, pihak-pihak yang ditangkap di Jakarta tengah dimintai keterangan di Gedung Merah Putih KPK.