KPK: Yang Kami Blokir Rekening Wahyu Setiawan Bukan Harun Masiku

Riezky Maulana
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto: iNews.id/Rizki Maulana)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluruskan pemberitaan beberapa media yang memuat pemblokiran rekening bank tersangka kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) caleg PDIP Harun Masiku. Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK mengatakan, rekening yang diblokir adalah milik mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Dia menyebutkan, KPK terlebih dahulu memblokir rekening Wahyu karena merupakan penerima suap dalam kasus tersebut. "Yang saya jelaskan kemarin itu adalah keseluruhan dari perkara ini. Di mana penyidik tentunya sudah lakukan tindakan hukum terkait pengamanan aset. Akan tetapi, antara pemberi dan penerima ini kan posisinya berbeda," katanya di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Ali menjelaskan, perkara ini merupakan kasus dugaan suap-menyuap antara pemberi dan penerima. Uang dari pemberi (Harun Masiku), seperti diketahui telah diamankan sebagai barang bukti saat proses operasi tangkap tangan (OTT) berlangsung.

"Uang itu kan beralih kepada si penerima. Sementara ini yang kita temukan ada Rp400.000.000. Kemudian juga ditemukan transaksi di rekening si penerima dalam hal ini tersangka Wahyu Setiawan," ujarnya.

Ali mengatakan, karena pengiriman uang tersebut sudah dilakukan, maka KPK tidak melakukan pemblokiran terhadap rekening Harun Masiku. Namun, KPK memblokir rekening dari Wahyu Setiawan untuk dilakukan pengembangan terkait adanya transaksi dengan pihak lain.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
2 jam lalu

KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim, Siapa Saja?

22 jam lalu

KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Kasus Suap Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

24 jam lalu

KPK Ungkap Modus Korupsi Bupati Lombok Barat, Atur Proyek hingga Terima Suap

1 hari lalu

Breaking News: KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tersangka 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal