KPU Tak Minta Maaf atas Kasus Asusila Hasyim Asy'ari, Ini Alasannya

Danandaya Arya Putra
Komisioner KPU August Mellaz (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) August Mellaz mengungkapkan alasan KPU tak menyampaikan permintaan maaf atas kasus asusila Hasyim Asy'ari. August menyebut, kasus tersebut ranah pribadi.

Diketahui, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memecat Hasyim sebagai Ketua KPU atas tindak asusila terhadap anggota PPLN Den Haag, Belanda.

"Yang jelas, kalau kasus pelanggaran kode etik dan perilaku penyelenggara pemilu itu persoalan pribadi-pribadi. Jadi ya gimana, kan, kita nggak mau komentarin seperti apa, putusannya sudah keluar ya kita hormati di situ," ujar August di kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2024).

"Ya gini, kalau KPU-nya disuruh minta maaf itu kan kecuali kita ya (lembaga), ini kalau itu urusan pribadi-pribadi, kami juga tidak akan campuri," sambungnya.

Dia menegaskan, daripada memikirkan kasus pribadi, pihaknya lebih fokus menjalankan roda organisasi ke depan pasca-putusan DKPP. Salah satunya dengan menunjuk Mochammad Afifuddin menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

KPU RI Ungkap Salinan Ijazah Jokowi Pernah Ditayangkan ke Publik saat Pilpres

Nasional
13 hari lalu

KIP Gelar Sidang Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Periksa KPU dan Polda

Nasional
20 hari lalu

Respons KPU soal KIP Kabulkan Gugatan Bonatua terkait Sengketa Ijazah Jokowi

Buletin
21 hari lalu

Bonatua Menang Gugatan di KIP, KPU Wajib Buka Salinan Ijazah Jokowi ke Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal