KY Usulkan 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc ke DPR, Siap Hadapi Uji Kelayakan

Yuwantoro Winduajie
Komisi Yudisial (KY) menetapkan 14 nama calon hakim agung dan ad hoc untuk diusulkan kepada DPR dan selanjutnya menjalani uji kelayakan. (Foto: Dok. Setkab)

Kamar TUN Khusus Pajak

9. Maftuh Effendi (Hakim Tinggi Pemilah Perkara pada Panitera Muda Perkara Tata Usaha Negara Mahkamah Agung)
10. L.Y. Hari Sih Advianto (Hakim Pengadilan Pajak)
11. Yeheskiel Minggus T. (Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung/UNISSULA Semarang)

Sementara itu, Anggota KY Andi Muhammad Asrun membacakan Pengumuman Nomor: 13/PENG/PIM/RH.04.06/08/2026 tentang Kelulusan Seleksi Calon Hakim Ad hoc HAM di MA Tahun 2026 dan Nomor: 14/PENG/PIM/RH.04.06/08/2026 tentang Kelulusan Seleksi Calon Hakim Ad hoc Tipikor di MA Tahun 2026.

Untuk calon hakim ad hoc HAM di MA, nama yang dinyatakan lolos yakni:

12. Edwin Partogi Pasaribu (Advokat pada UHP Law Firm)
13. Roki Panjaitan (Purnabakti Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Tanjung Karang)
Sedangkan calon hakim ad hoc Tipikor di MA yang lolos adalah:
14. Sudiyo (Hakim pada Pengadilan Militer I-04 Palembang).

Dalam kesempatan yang sama, Anggota KY sekaligus Juru Bicara KY Anita Kadir mengungkapkan terdapat dinamika dalam pengambilan keputusan kelulusan seleksi calon hakim agung tahun 2026.

Menurut Anita, pada seleksi Kamar Pidana terdapat satu calon yang memperoleh dissenting opinion dari komisioner. Kondisi serupa juga terjadi pada seleksi Kamar Perdata dan Kamar Agama yang masing-masing terdapat satu calon dengan dissenting opinion.

Selanjutnya, para calon hakim agung serta calon hakim ad hoc HAM dan Tipikor di MA akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR sebelum memperoleh persetujuan DPR.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
10 jam lalu

Mensesneg Rapat Koordinasi dengan Pimpinan DPR, Bahas Perpres Ojol hingga PPPK

10 jam lalu

Pemerintah Kirim 3 Surpres ke DPR, Ada Komisioner OJK hingga Calon Dubes

2 hari lalu

MA Koreksi Kerugian Negara akibat Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

2 hari lalu

DPR Desak Pemerkosa-Pembunuh Bocah 6 Tahun di Tapsel Dihukum Seumur Hidup: Sangat Keji!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal