Dia mengatakan pihaknya menggunakan metode berlapis. “Untuk itu, kami punya dua metode berlapis. Pertama, kita lakukan pengecekan sidik jari. Bila data yang bersangkutan ditemukan, maka kita bisa langsung melakukan pencetakan e-KTP,” katanya.
Kedua, menurut dia bila tidak ditemukan datanya melalui cek sidik jari, maka dilakukan tracking dengan nama. "Bila data yang bersangkutan tidak berhasil ditemukan, maka kita lakukan perekaman sekaligus pencetakan e-KTP,” kata dia.