LPOI Akui Kemajuan China Jadi Inspirasi Global, Termasuk Dunia Islam

Felldy Aslya Utama
Kunjungan Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) ke China pada 3-7 November 2025. (Foto: Dok. LPOI)

Fakta membuktikan, masyarakat Uighur dan masyarakat Xinjiang pada umumnya hidup damai, bahagia dan memiliki sumber kehidupan yang memadai dan dijamin oleh negara. Menurut data human hapiness index (indeks kebahagiaan manusia) dan angka harapan hidup masyarakat Uighur dan Xinjiang cukup tinggi. 

"Fakta dan realitas ini juga membuktikan bahwa tidak ada tekanan kehidupan dan justru sebaliknya jaminan kehidupan dari negara sangat bisa di rasakan masyarakat," kata dia.

Said Aqil juga menyebut bahwa muslim China tumbuh dan berkembang dengan baik. Bahkan secara futuristik, muslim China bisa menjadi jembatan penghubung bagi peradaban global sekaligus berpotensi menjadi perkat muslim global. 

"Kehadiran muslim Tiongkok dengan ekosistem halal nya apa bila di optimalkan dapat menjadi ujung tombak penetrasi market muslim global. Kehadiran Muslim Tiongkok bila terorkestrasi dengan baik dapat menjadi soft diplomasi bagi keterhubungan muslim global," ujar Said Aqil.

Sekretaris Jenderal LPOI, Imam Pituduh menambahkan, kecanggihan teknologi China dan fighting spirit kaum muda China yang pantang menyerah serta ekspansif, akan menjadi kanal baru bagi persahabatan kaum muda dunia, yang dapat diorkestrasi secara digital dan ultra digital secara berkelanjutan. 

"Keterhubungan muslim Indonesia dan muslim Tiongkok bisa dioptimalkan untuk membangun babak baru peradaban Muslim Global. Optimalisai dan akselerasi business to business, people to people dan government to government diplomacy dengan memfokuskan pada misi muslim silk roa akan merubah persepsi dunia dan mempengaruhi arah pergerakan global," kata Imam.

Tampak hadir dalam rombongan delegasi kunjungan ke China, Yusnar Yusuf Rangkuti, Anwar Sanusi, Baharudin Husein, Sadzeli Karim, Muhammad Yunus, Faisal Nur Syamsi, Yance Andrianto, Muslihan Habib, dan Imam Sofwan Yahya, Indera Hidayat, dan Rohmat Faisol yang mendapat undangan khusus dari Kedutaan Besar China karena latar belakang profesi dan dedikasi yang dimilikinya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
10 jam lalu

Video Viral Tanboy Kun Nekat Makan Tahu Busuk dari China, Baunya Super Menyengat!

6 hari lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

7 hari lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

11 hari lalu

Megah! Trump Jemput Langsung Presiden China Xi Jinping di Bandara, Disambut Pesawat Bomber

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal