Mahfud MD Kaji Rencana Grasi Massal bagi Napi Narkoba: Diusahakan sebelum 2024 Berakhir

Raka Dwi Novianto
Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan pihaknya tengah mengkaji rencana pemberian grasi massal pada narapidana kasus narkoba. (Foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id -Menko PolhukamMahfud MD mengungkapkan pihaknya tengah mengkaji rencana pemberian grasi massal pada narapidana (napi) kasus narkoba. Kebijakan bakal direalisasikan sebelum tahun 2024 berakhir.

Hal itu diungkapkan Mahfud MD usai mengikuti rapat terbatas tentang penanganan narkoba bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/10/2023)

"Ya kami sedang, tapi belum dibahas di kabinet, tapi di tingkat Polhukam. Koordinasi kami sedang merencanakan suatu pemberian grasi massal," kata Mahfud.

Dia menjelaskan setelah pembahasan di tingkat menteri selesai, maka rencana grasi massal itu akan diserahkan ke Presiden Jokowi.

"Rencana pemberian grasi massal diusahakan sebelum 2024 berakhir. Tapi ini sekarang baru pada tingkat Menko Polhukam dengan para menteri. Nanti sesudah semuanya siap akan disampaikan ke presiden untuk keputusan sidang kabinet tentu saja," tuturnya.

Mahfud menjelaskan alasan rencana pemberian grasi massal tersebut. Dia mengatakan dari 270.000 penghuni lapas di seluruh Indonesia, 51 persen di antaranya merupakan narapidana kasus narkoba.

"Banyak juga karena sebagai pengguna. Kemudian kadang kala ada di antaranya yang mungkin terjebak oleh temannya, terjebak oleh aparat nakal, dan sebagainya. Itu nanti akan diteliti satu-satu lalu kita akan usulkan pemberian grasi massal," kata Mahfud.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

2 hari lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

2 hari lalu

Napi Narkoba Kabur dari Rutan Lampung sejak 2024, Akhirnya Ditangkap di Myanmar

2 bulan lalu

Mahfud MD Soroti Pengalihan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sebut Ada 3 Skenario Terburuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal