Mahfud MD Ungkap Dugaan Mark Up di Proyek Kereta Cepat Whoosh, Ini Respons Ketua KPK

Jonathan Simanjuntak
Ketua KPK Setyo Budiyanto. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

Diketahui, Mahfud MD menyebut ada dugaan mark up dalam proyek  Whoosh. Informasi itu disampaikannya dalam siniar yang diunggah channel YouTube Mahfud MD Official.

Dalam siniar itu, Mahfud menyebut perhitungan proyek Whoosh naik tiga kali lipat. Di Indonesia, biaya per kilometernya mencapai 52 juta dolar Amerika Serikat (AS), sementara di China hanya berjumlah 17 juta dolar AS.

"Ada dugaan mark up. Dugaan mark up-nya begini, itu harus diperiksa uang lari ke mana. Menurut perhitungan pihak Indonesia, biaya per 1 kilometer kereta Whoosh itu 52 juta dolar AS, tapi di China sendiri, hitungannya 17-18 juta dolar AS. Naik tiga kali lipat," tutur dia.

"Ini siapa yang menaikkan? Uangnya ke mana? Naik tiga kali lipat. 17 juta dolar AS ya, dolar Amerika nih, bukan rupiah, per kilometernya menjadi 52 juta dolar AS di Indonesia," sambung Mahfud.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Regional
3 bulan lalu

Bos Danantara: Kita sedang Evaluasi Penyelesaian Kereta Cepat Whoosh

Buletin
3 bulan lalu

Pemerintah Bahas Skema Pembayaran Utang Kereta Cepat Tanpa APBN

Nasional
3 bulan lalu

Respons Bos Danantara usai Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN

Nasional
3 bulan lalu

Utang Kereta Cepat: Warisan Jokowi yang Menguras Kantong Anak Cucu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal