Estimasi tersebut didasarkan pada potensi benih lobster Indonesia yang mencapai hampir 500 juta ekor setiap tahun. Menurut Trenggono, potensi sumber daya laut tersebut belum dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan manfaat ekonomi bagi Indonesia.
"Indonesia memiliki potensi BBL yang begitu besar. Kalau menurut catatan, kurang lebih hampir 500 juta ekor. Tapi menurut pandangan saya, kalau setiap tahun 500 juta, mestinya lebih dari itu. Ini adalah sebuah kekayaan alam laut kita yang sangat luar biasa, yang secara terus terang sampai hari ini kita belum bisa manfaatkan dengan baik," kata Trenggono.
Dia menilai, pengelolaan potensi BBL secara optimal dapat memberikan tambahan penerimaan bagi negara. Bahkan, sebagian kecil dari nilai ekonomi tersebut dinilai sudah berpotensi memberikan kontribusi yang signifikan.
"Jadi bayangkan saja kalau 500 juta, kalau kali 2 dolar AS saja sebetulnya sudah 1 miliar dolar AS yang harta kita hilang begitu saja. Kalau ini bisa menjadi pemasukan negara enggak usah banyak, 30 persen saja, ini sudah cukup lumayan, luar biasa," tuturnya.