“Saya ini orang susah juga. Rumahnya di pinggir kali, Pak,” kata Mardiana kepada Gus Ipul.
Warga lainnya, Sri Sugiarti dari Rusun Pesakih, Jakarta Barat, mengaku telah tinggal di rusun selama sekitar 14 tahun tetapi belum pernah menerima bantuan. Dia kini berhenti berdagang karena harus merawat suaminya yang mengalami stroke.
“Saya sudah ke Wali Kota, Dinas Sosial. Tapi tetap enggak ada solusi. Terus solusinya bagaimana, Bapak Menteri? Tolong dibantu,” kata Sri.
Gus Ipul memastikan seluruh data tersebut akan diterima untuk ditelusuri satu per satu. Dia mengatakan, Kemensos akan melakukan pendalaman, pengkajian, serta menindaklanjuti data yang disampaikan warga.
“Kami akan terima semua aspirasinya, kami akan terima semua data-datanya untuk kita lakukan pendalaman, pengkajian, dan kemudian kita tindaklanjuti,” ucap Gus Ipul.