Mentan Amran Beri Peringatan kepada Pengusaha: Jangan Permainkan Harga Pangan!

Anggie Ariesta
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperingatkan mafia pangan agar berhenti mempermainkan hajat hidup masyarakat. (Foto:Ist)

217 Laporan Kejahatan Pangan Masuk dalam Dua Pekan

Kementan mencatat sebanyak 217 laporan dugaan kejahatan pangan diterima dari masyarakat selama dua pekan terakhir. Dari jumlah tersebut, 74 laporan berkaitan dengan komoditas beras.

Penanganan laporan beras telah menghasilkan pengungkapan delapan kasus dengan 13 tersangka dan melibatkan 15 merek beras. Selain itu, terdapat 64 laporan yang berkaitan dengan dugaan penyelewengan di sektor pupuk.

Amran menyebut penindakan bersama aparat penegak hukum telah menyasar berbagai bentuk pelanggaran. Modus yang ditemukan antara lain manipulasi harga dan fortifikasi beras, pengoplosan beras SPHP, permainan harga pupuk, kasus cetak sawah, hingga penyelewengan alat dan mesin pertanian (alsintan).

"Kami sekarang lacak seluruh Indonesia," kata Amran.

Dia memastikan pengusutan tidak akan berhenti pada kasus-kasus yang telah terungkap. Amran juga meminta pedagang yang menjual bahan pangan di atas harga eceran tertinggi (HET) agar segera menurunkan harga.

"Kita terus, kita kejar terus, kita tidak boleh berhenti, juga yang menjual di atas HET, kami minta turunkan harga," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mentan Amran Perkuat Peternak Ayam Rakyat, dari Bantuan Jagung hingga Pengawasan Integrator

6 hari lalu

Mentan Sebut Negara Lain Kiamat jika RI Setop Ekspor Sawit: Lebih Dahsyat dari Bom Atom

7 hari lalu

Dua Kasus Penyelewengan Beras Terungkap, Mentan Amran Minta Polisi Usut Tuntas

9 hari lalu

2 Tahun Prabowo-Gibran, Seskab Teddy dan Mentan Amran Puncaki Survei Kinerja Menteri Terbaik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal