Mentan Amran Bongkar Modus Pengoplosan Beras SPHP: Hak Orang Miskin Diambil!

Tangguh Yudha
Mentan Andi Amran Sulaiman mengungkap modus pengoplosan beras SPHP menjadi beras premium yang diduga melibatkan ratusan ton beras. (Foto: Tangguh Yudha)

"Itu haknya orang miskin diambil, haknya orang sulit, ini subsidi karena itu untuk melapisi menengah ke bawah kan," ucap Amran.

Dia menegaskan, dugaan penyimpangan tersebut juga berpotensi berkaitan dengan penyelewengan bantuan pemerintah. Amran menyerahkan pendalaman unsur pidana kepada penyidik.

"Dan berikutnya ada juga bantuan pangan kan, ini untuk membantu saudara kita yang kurang mampu, tetapi diambil haknya, kemudian manipulasi, ya gak tahu nanti penyidik mungkin masuk korupsi, yang jelas ini kejahatan," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah menjatuhkan sanksi kepada 10 pejabat Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang berkaitan dengan rantai distribusi beras SPHP. Delapan pejabat Bulog dicopot dari jabatannya, sedangkan dua pejabat Bapanas menerima surat peringatan.

Amran menyatakan, Satgas Pangan akan menindaklanjuti temuan tersebut. Jika ditemukan pelanggaran, pihak yang terbukti bersalah akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Kita putuskan yang pertama hari ini kita Bulog dengan Bapanas ada 10 orang, ada dua peringatan, delapan kita copot. Dan itu ditindaklanjuti oleh Satgas Pangan nanti, kalau ada bersalah itu akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Mentan Amran Copot 8 Pejabat Bulog dan Bapanas Buntut Kasus Pengoplosan Beras SPHP

2 hari lalu

Mentan Amran Ancam Pecat Pegawai Bulog jika Terlibat Oplos Beras SPHP Jadi Premium

2 hari lalu

Mentan Amran Murka! Beras Subsidi Dioplos dan Dijual Harga Premium, Minta Pelaku Dihukum Mati

3 hari lalu

BULOG Kuasai 4,5 Juta Ton, Cadangan Beras Pemerintah Indonesia Unggul Jauh Dibanding Sejumlah Negara Asia Tenggara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal