Mentan Tegaskan Arahan Prabowo Percepat Swasembada: Pabrik Gula Wajib Punya Kebun Tebu

Tim iNews
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (dok. Kementan)

"Jadi ini bukan aturan yang tiba-tiba muncul. Sejak 2013 sudah ada Permentan yang mengatur kewajiban ini, lalu dikuatkan lagi lewat undang-undang setahun berikutnya. Persoalannya, aturan ini selama bertahun-tahun tidak dijalankan dengan tegas," katanya.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, dari 11 perusahaan gula rafinasi yang beroperasi, hanya satu perusahaan yang memenuhi kewajiban memiliki kebun tebu sejak aturan berlaku pada 2014. Sementara 10 perusahaan lainnya diduga belum memiliki kebun tebu meski selama ini mengandalkan impor bahan baku.

Amran menilai banjirnya gula rafinasi impor ke pasar konsumsi telah merugikan industri gula nasional dan petani tebu. Dia menyebut kondisi tersebut menyebabkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) mengalami kerugian sekitar Rp600 miliar karena gula produksinya sulit terserap pasar.

Selain itu, harga molase atau tetes tebu turun dari sekitar Rp1.900 menjadi sekitar Rp1.000 per liter pada Maret 2026. Sementara petani tebu di Jawa Timur juga sempat mengancam mogok akibat stok gula menumpuk di gudang.

"Yang terjadi di lapangan, kita buka saja, rafinasi banjir. Kalau bocor, bocor sedikit, ini banjir dan petani tebu rugi luar biasa," kata Amran. Dia memperkirakan kerugian akibat gula petani yang tidak terserap mencapai sekitar 1,6 juta ton dengan potensi kerugian ekonomi sebesar Rp4 triliun hingga Rp7 triliun.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
10 hari lalu

Mentan Amran Gandeng Bareskrim Usut Dugaan Mafia Pangan, Soroti Harga Ayam hingga Telur

10 hari lalu

Kementan Punya 2 Wamen, Mentan Amran Ungkap Pembagian Tugas

11 hari lalu

Mentan Amran Surati Kapolri Jenderal Suyudi, Minta Mafia Pangan Ditindak Tegas

16 hari lalu

BBM Campur Etanol 10 Persen Berlaku Mulai 2027, Bahlil Ajak Pengusaha Tanam Singkong-Tebu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal