Modus Curang Beras Terbongkar, Manipulasi Produksi Fortifikasi 525 Ton hingga SPHP 20 Ton

Tangguh Yudha
Kasus dugaan manipulasi beras fortifikasi 525 ton dan pengemasan ulang 20 ton beras SPHP terungkap dan Mentan Amran meminta pelaku ditindak tegas. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Dua kasus dugaan penyelewengan beras terungkap di Sumatera Utara dan Pasuruan, Jawa Timur. Kasus tersebut meliputi dugaan manipulasi kandungan beras fortifikasi dengan total produksi tercatat mencapai 525 ton serta pengemasan ulang 20 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Di Sumatera Utara, kepolisian mengusut dugaan kecurangan produk beras fortifikasi senilai sekitar Rp14,1 miliar. Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan ketidaksesuaian kandungan beras dengan informasi yang tercantum pada label produk.

Sementara di Pasuruan, Jawa Timur, polisi mengungkap dugaan pengemasan ulang beras SPHP sebanyak 20 ton. Dalam kasus tersebut, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Beras SPHP yang seharusnya disalurkan sesuai ketentuan diduga dikemas ulang menggunakan kemasan lain.

Merespons temuan tersebut, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kedua kasus tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

20 Korporasi Jadi Tersangka karhutla, Ketua DPR Puan Minta Proses Hukum Transparan

3 hari lalu

Ribuan Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi di Kawasan Monas, Bawa 3 Tuntutan

3 hari lalu

Dirut Bulog Ungkap Modus Pengemasan Ulang Beras SPHP di Jaktim, Pelaku Ditangkap

3 hari lalu

Mentan Amran Buka Layanan Aduan Beras SPHP, Lapor Penyelewengan di Nomor Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal