MPR Desak RI Bahas Penangkapan Imam Masjid Al Aqsa di Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Achmad Al Fiqri
Wakil Ketua Majelis MPR RI, Hidayat Nur Wahid mendesak pemerintah membahas penangkap imam dan khatib Masjid Al Aqsa, Syaikh M Ali Al Abbasiydi Dewan Perdamaian. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid (HNW), mengecam keras kejahatan Israel yang menangkap imam dan khatib Masjid Al Aqsa, Syaikh M Ali Al Abbasiy. Ia pun mendesak pemerintah membahas persoalan tersebut di Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).

"Ini harus segera dihentikan oleh Indonesia bersama negara-negara anggota OKI yang di BoP," ujar HNW dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (21/2/2026).

Baginya, kejahatan yang berulang atas Masjid Al Aqsa ini membuktikan bahwa Israel tidak menginginkan adanya perdamaian, apalagi berdirinya negara Palestina.

"Dan juga sebagai penambah bukti Israel memang menjadikan Dewan Perdamaian sebagai kedok untuk melanjutkan agenda penjajahan atas Palestina sebagai tahapan mewujudkan klaim berdirinya negara Israel Raya yang batas-batasnya bahkan melebar ke berbagai kawasan negara di luar Palestina," tegasnya.

HNW pun meminta Pemerintah Indonesia menjadi terdepan bersama negara-negara sahabat dalam OKI yang tergabung dalam Dewan Perdamaian, seperti Arab Saudi, Turki, Pakistan, Qatar untuk mengangkat masalah ini sebagai salah satu bahasan utama. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Polda Metro Tangkap 322 Orang Diduga Bikin Rusuh usai Demo 27 Agustus

9 hari lalu

Polres Jakbar Bongkar Sindikat Uang Palsu Rp1,5 Miliar, Tangkap 11 Orang

1 bulan lalu

Hamas Siap Lucuti Senjata, Syaratnya Israel Harus Tarik Pasukan dari Jalur Gaza

1 bulan lalu

Trump Umumkan Board of Peace Sepakat Lucuti Senjata Hamas di Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal