Muhadjir Effendy Ungkap Surat Pengalihan Kuota Haji Tambahan Dibuat atas Permintaan Asosiasi Travel

Nur Khabibi
Menteri Agama Ad Interim tahun 2022, Muhadjir Effendy menjadi saksi kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, Selasa (1/9/2026). (Foto: Nur Khabibi)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Agama Ad Interim 2022 Muhadjir Effendy mengakui pernah mengirim surat kepada Pemerintah Arab Saudi terkait pengalihan kuota haji tambahan. Surat bernomor B-206 tertanggal 4 Juli 2022 itu dibuat atas permintaan Ketua Dewan Pembina Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (SATHU) sekaligus Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur.

Hal ini disampaikan Muhadjir saat menjadi saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan dengan terdakwa Asrul Azis Taba di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Dalam persidangan, jaksa menanyakan maksud surat yang dikirim Muhadjir kepada Pemerintah Arab Saudi tersebut.

"Bisa Bapak terangkan, surat ini berkaitan dengan apa?" tanya jaksa.

"Berkaitan dengan pengalihan tambahan kuota yang semula untuk haji reguler kemudian dialihkan menjadi haji khusus," ucap Muhadjir.

Jaksa kemudian menggali latar belakang penerbitan surat tersebut. Jaksa menanyakan apakah surat itu dibuat atas permintaan seseorang.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Jadi Saksi di Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji, Muhadjir Effendy: Ngalir Aja

2 bulan lalu

Muhadjir Effendy Jadi Saksi di Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

2 bulan lalu

Sidang Kasus Kuota Haji Yaqut Masuk Tahap Pembuktian, KPK Bakal Hadirkan 303 Saksi

2 bulan lalu

Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal