Mural Is Dead, Ridwan Kamil Ajak Dialog Pekerja Seni untuk Rumuskan Batasan

Hasan Kurniawan
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengajak para pekerja seni untuk berdialog. (Foto: Humas Pemprov Jabar)

"Orang berjiwa besar bicarakan gagasan, orang berjiwa kerdil bicarakan/gosipkan orang. Seperti lalu lintas, kita pun dibatasi di lampu setopan, kebebasan ekspresi pun dibatasi, oleh nilai kesepakatan budaya dan kearifan lokal," katanya.

Dilanjutkan Ridwan Kamil, kritis yang disampaikan dalam mural hari ini memasuki zona abu-abu. Sehingga, harus dilakukan satu kesepamahaman akan makna, kritik atau hinaan. 

"Jika belum ada kesepahaman, maka tafsir boleh atau tidak boleh akan selalu menyertai perjalanan dialektika, ini kritik atau hinaan, dalam perjalanan demokrasi bangsa ini. Dalam perspektif saya, Mural adalah seni ruang publik," jelasnya. 

Lebih lanjut, Ridwan Kamil menyinggung para pelaku mural yang baperan, karena karyanya banyak dihapus oleh aparat. 

"Pelaku mural juga harus paham dan jangan baper, karena karyanya suatu hari akan hilang. Apalagi tanpa ijin pemilik tembok. Bisa pudar tersapu hujan, dihapus aparat ataupun hilang ditimpa pemural lainnya," tukasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
28 hari lalu

HUT ke-81 RI, KDM Bertekad Optimalkan Layanan Dasar untuk Masyarakat

1 bulan lalu

KDM dan Kapolda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Ada Knalpot Brong hingga Tramadol

2 bulan lalu

PM Spanyol Perlro Sanchez Terharu Digambar oleh Gadis Gaza di Reruntuhan Bangunan

2 bulan lalu

Benahi Transportasi Jabar, Gubernur KDM Evaluasi Angkot Tua dan Buka Kembali Bandara Husein

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal