Murka! Pigai Sebut Listyo Sigit Pengkhianat Bangsa karena Sadap Prabowo

Jonathan Simanjuntak
Menteri HAM Natalius Pigai (Dok. Kementerian HAM)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyebut dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang melibatkan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai persoalan serius. Pigai bahkan menilai pihak yang terlibat dalam tindakan tersebut pantas disebut sebagai pengkhianat bangsa dan negara.

Menurut Pigai, penyadapan tersebut merupakan ancaman terhadap HAM, pertahanan dan keamanan negara.

"Apa yang dilakukan oleh Listyo dan perwira tinggi Polri ini jelas sebagai tindakan pengkhianatan, maka pantas kita sebut sebagai pengkhianat bangsa dan negara," kata Pigai, dikutip Kamis (5/11/2026).

Pigai mengatakan, penyadapan yang juga menyasar tokoh politik, tokoh pers, pengusaha, hingga masyarakat sipil merupakan ancaman nyata terhadap hak privasi, keselamatan dan rasa aman warga negara. Padahal, perlindungan HAM harus diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

"Ini jelas jadi ancaman nyata dan serius terhadap hak asasi manusia, pertahanan dan keamanan negara. Ada hak atas privasi di situ, keselamatan dan rasa aman yang terancam. Kalau Presiden saja diperlakukan seperti ini, maka bisa kita bayangkan masyarakat kita bagaimana," lanjutnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
12 jam lalu

Mualem Temui Presiden Prabowo di Istana, Bahas Masa Depan Dana Otsus Aceh

12 jam lalu

AHY Kecam Keras Penyadapan Prabowo: Ancaman Serius bagi Kehidupan Politik dan Demokrasi!

14 jam lalu

Fadli Zon Temui Prabowo di Istana, Serahkan Rekomendasi Calon Pahlawan Nasional

16 jam lalu

Tindakan Pidana Penyadapan Berpotensi Makar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal