Nadiem Singgung Ada Intimidasi di Balik Vonisnya, Klaim Harusnya Bebas tapi Diputus Bersalah

Jonathan Simanjuntak
Nadiem Makarim meyakini ada intimidasi dan tekanan di balik di vonis 10 tahun penjaranya terkait kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook (foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim meyakini ada intimidasi dan tekanan di balik di vonis 10 tahun penjaranya terkait kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook. Nadiem mengeklaim, putusan awal terkait dirinya semestinya bebas.

Nadiem menyinggung, dalam sidang putusan hanya hakim Andi Saputra yang memaparkan fakta persidangan secara jelas. Sementara, hakim lainnya dinilai mengabaikan sejumlah fakta persidangan.

"Itulah mengapa dari tim kuasa hukum dan kami merasa putusan awal daripada sidang kami di pengadilan negeri itu sepertinya putusan awalnya bebas. Tetapi mungkin karena adanya tekanan dan intimidasi, diubah menjadi keputusan bersalah," kata Nadiem di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Karena itu, dia berharap majelis hakim pada Pengadilan Tinggi yang memeriksa perkara ini untuk membuka mata secara lebar. Dia berharap majelis bisa mengungkap manipulasi yang ada pada pengadilan tingkat pertama.

"Saya harap sekali ketiga hakim ini tidak takut membebaskan orang yang tidak bersalah," kata Nadiem.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
20 hari lalu

Dihukum Bayar Uang Pengganti Rp5 Miliar, Ibam Ngaku Tak Mampu: Cuma Punya Belasan Juta di Bank

20 hari lalu

Ini Alasan Hakim PT DKI Jatuhkan Hukuman Uang Pengganti Rp5 Miliar ke Ibam

20 hari lalu

Vonis Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Diperberat dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp5 Miliar

20 hari lalu

PT DKI Perberat Vonis Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Jadi 5 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal