Pakar Hukum Tak Masalah Anak Muda Jadi Calon Pemimpin tapi Jangan Karbitan

riana rizkia
Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti. (Foto: MPI).

JAKARTA, iNews.id - Pakar hukum tata negara Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STHI) Jentera, Bivitri Susanti mengaku senang jika ada anak muda yang berani mencalonkan dirinya sebagai pemimpin. Namun harus memiliki kemampuan yang mumpuni.

Dia kemudian mencontohkan para aktivis dan mahasiswa yang harus menjalani kaderisasi di organisasi masing-masing, tidak serta merta melenggang begitu saja. 

"Kan sekarang kalau saya mempermasalahkan politik dinasti, saya ngga mempersoalkan umur, saya seneng banget kalau ada (anak) muda bisa maju," kata Bivitri kepada wartawan, Jumat (9/2/2024). 

"Yang jadi soal adalah karbitan atau tidak, ini kan temen-temen aktivis semua paham, temen temen mau jadi kader aja harus latihan dulu, kalau HMI ada LK 1, LK 2, ya masa 'crut' langsung jadi politisi," sambungnya. 

Dia juga menilai, seharusnya calon legislatif (caleg) juga merupakan orang yang sudah tiga tahun menjadi kader partai. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Internet
3 hari lalu

Anak Muda Kini Rentan Terpapar Aktivitas Digital Berisiko, Kenapa Bisa?

Seleb
23 hari lalu

Jadi Duta BPJS Kesehatan, Raffi Ahmad Ingatkan Anak Muda Jangan Mageran!

Sains
31 hari lalu

Simulasi Sidang PBB Kian Diminati Pelajar Indonesia, Ini Alasannya

Health
3 bulan lalu

Diabetes Tipe 5 Bisa Serang Anak Muda, Kenali Gejalanya Sejak Dini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal