Paspampres Bantah Anggotanya Terlibat Penganiayaan Ojol di Jakbar

Binti Mufarida
Ilustrasi Penganiayaan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menegaskan tidak ada anggotanya yang terlibat ataupun menjadi pelaku dalam penganiayaan terhadap pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. 

Sebelumnya, ramai kabar penganiayaan pengemudi ojol saat mengantar penumpang di Jalan Haji Lebar, Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 4 Februari 2026. Saat ini kasusnya masih ditangani oleh Polsek Kembangan.

Asisten Intelijen Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Asintel Danpaspampres) Kolonel Inf Mulyo Junaidi menuturkan, Paspampres telah menyelidiki informasi mengenai penganiayaan yang viral di media sosial tersebut. Dia menegaskan, prajurit TNI yang diduga pelaku itu bukan anggota Paspampres.

"Tadi saya sudah cek, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres," ujar Mulyo kepada awak media, Selasa (10/2/2026).

Karena itu, Mulyo menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada Mabes TNI, terutama terkait proses hukum yang akan dijalani oleh prajurit tersebut.

"Sudah kami klarifikasi, Kapten Cpm A (yang diduga pelaku), anggota Denma Mabes (TNI)," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
2 jam lalu

Terduga Pelaku Penganiayaan di Cengkareng usai Ditegur Main Drum Laporkan Balik Korban ke Polisi

Megapolitan
8 jam lalu

Pria di Cengkareng Dianiaya usai Tegur Tetangga Main Drum

Megapolitan
18 jam lalu

Viral Driver Ojol Diduga Dianiaya Oknum TNI di Jakbar, Kepala Dipukul Pakai Besi

Megapolitan
6 hari lalu

Bahar bin Smith Minta Pemeriksaan Kasus Penganiayaan Ditunda, Ini Respons Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal