JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memulihkan jabatan KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Saat ini, Gus Yahya kembali sebagai ketua umum definitif.
Keputusan itu, tertuang dari hasil Rapat Pleno yang dipimpin Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Rapat Pleno ini memutuskan untuk meninjau kembali keputusan Rapat Pleno PBNU pada 9 Desember 2025 serta memulihkan kembali posisi Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU.
Rapat Pleno juga menerima pengembalian mandat dari KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU. Rais Aam menyampaikan bahwa pengembalian mandat tersebut disampaikan secara resmi melalui surat tertulis.
“Kita menerima pengembalian mandat dari KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat Ketua Umum. Saya menerima suratnya, dan kami mengucapkan terima kasih atas langkah yang sangat terhormat ini,” kata Kiai Miftach dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).