Pemerintah Rilis Buku Saku 0% sebagai Panduan Kesejahteraan Rakyat 

Binti Mufarida
Peluncuran Buku Saku 0%: Manfaat dan Penerima Dukungan Sejahtera Tahun 2026. (Foto: iNews.id/Binti)

“Melalui integrasi DTSEN, pemerintah kini menggunakan satu data terpadu yang menggabungkan berbagai variabel sosial ekonomi secara terpusat,” jelas Qodari. 

“Dengan sistem satu pintu ini, masyarakat yang terdaftar dalam DTSEN akan otomatis terpetakan untuk berbagai program subsidi pemerintah, sekaligus dapat mengecek status desil mereka secara mandiri melalui aplikasi resmi. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memastikan 4 penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat,” paparnya. 

Qodari juga memaparkan perkembangan positif kesejahteraan di Indonesia. Berdasarkan data Bank Dunia, kemiskinan ekstrem di Indonesia turun drastis dari 74,3 persen pada tahun 1984 menjadi hanya 0,85 persen pada Maret 2025. 

Meski demikian, kata Qodari, pemerintah tetap waspada terhadap 67,9 juta penduduk yang masuk kategori rentan miskin. 

“Tantangan kita bukan hanya menurunkan angka kemiskinan, tetapi menjaga agar kelompok rentan ini tidak kembali jatuh ke bawah akibat guncangan ekonomi atau kesehatan,” ungkapnya.  

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Raih Pemimpin Daerah Awards 2026, Bakom Komitmen Rangkul Pers hingga Kreator Konten Lawan Hoaks

2 hari lalu

Bakom Apresiasi Aksi Aktivis Pati, Hasilkan Komitmen DPR untuk Sahkan RUU Perampasan Aset

3 hari lalu

Demo Besar 27 Agustus! Kepala Bakom Angkat Bicara: Indonesia Negara Demokrasi, Tak Ada yang Spesial

3 hari lalu

Rekening Aktivis Pati Diblokir, Bakom Minta Polda Metro Jaya Jelaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal