Menurut Tito, percepatan penyaluran bantuan akan berdampak signifikan pada pemulihan masyarakat, terutama dalam mengurangi jumlah pengungsi.
“Cepat serahkan uangnya, itu 70 persen sudah hilang, 120.000 pengungsi sudah kembali, 120.000 ini sisanya adalah kalau data tadi 53.432 yang rusak berat, ya enggak mungkin mereka akan kembali karena memang rumahnya rusak berat dan hilang,” kata Tito.